Jadwal imunisasi pada bayi.
Agar buah hati Anda memiliki pertahanan tubuh yang kuat dan mampu melawan infeksi, pastikan ia mendapat imunisasi secara lengkap. Adapun alasan mengapa anak anda harus diimunisasi, silahkan baca disini.
Tujuan imunisasi adalah mempertinggi daya tahan tubuh agar anak Anda tidak terkena penyakit infeksi. Meskipun penyakitnya sudah tidak ada, imunisasi tetap diperlukan untuk berjaga-jaga kalau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi muncul.
Sebagian besar imunisasi diberikan ketika anak berumur 4 bulan. Anda akan mendapat kartu yang berisi jadwal imunisasi dan kapan seharusnya imunisasi diberikan. Jangan lupa mencatat tanggal dan jenis vaksinasi yang telah diberikan untuk membantu dokter menentukan apakah anak Anda perlu mendapat vaksinasi tertentu.
Umumnya dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga untuk menentukan apakah anak Anda perlu mendapatkan vaksinasi jenis tertentu. Misalnya, bila di keluarga Anda ada yang menderita TBC, anak Anda harus mendapat suntikan BCG pada sekitar usia 1 tahun.
Keterangan jadwal imunisasi berdasarkan usia pemberian, sesuai IDAI, periode 2004.
|
Umur |
Vaksin |
Keterangan |
| Saat lahir | Hepatitis B-1 | HB-1 harus diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 1 dan 6 bulan |
| Polio-0 | Polio-0 diberikan saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS, polio diberikan saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin terhadap bayi lain) | |
| 1 bulan | Hepatitis B-2 | Hb-2 diberikan pada umur 1 bulan |
| 0-2 bulan | BCG | BCG dapat diberikan sejak lahir. Apabila BCG akan diberikan pada >3 bulan sebaiknya dilakukan uji tuberkulin terlebih dahulu dan BCG diberikan apabila hasilnya negatif. |
| 2 bulan | DTP-1 Hib-1 Polio-1 |
Diberikan pada umur lebih dari 6 minggu Diberikan mulai umur 2 bulan Dapat diberikan bersama DTP-1 |
| 4 bulan | DTP-2 Hib-2 Polio-2 |
Diberikan secara terpisah Hib-2 dapat dikombinasikan dengan Hib-2 Diberikan bersama dengan DPT-2 |
| 6 bulan | DTP 3 Hib-3 Polio 3 |
Dapat dikombinasikan dengan Hib-3Diberikan bersama DTP-3 |
| 9 bulan | Campak-1 | Campak 1 diberikan pada umur 9 bulan, apabila telah mendapat MMR pada usia 15 bulan, Campak 2 tidak perlu diberikan. |
| 15 -18 bulan | MMR | Apabila sampai usia 12 bulan belum mendapat imunisasi cacar |
| 18 bulan | DTP-4 Polio-4 |
Diberikan satu tahun setelah DTP-3 Diberikan bersamaan dengan DTP-4 |
| 2 tahun | Hepatitis A | Direkomendasikan pada umur >2 tahun, diberikan 2 kali dengan interval 6-12 bulan |
| 2-3 tahun | Tifoid | Vaksin tifoid polisakarida injeksi direkomendasikan untuk umur >2 tahun, perlu diulang setiap 3 tahun. |
| 5 tahun | DTP-5 Polio-5 |
Diberikan pada umur 5 tahun Diberikan bersama DTP-5 |
| 6 tahun | MMR | Diberikan untuk catch up immunization pada anak yang belum mendapat MMR-1 |
| 10 tahun | dT/TT
Varisela |
Menjelang pubertas vaksin tetanus ke-5 diberikan untuk imunitas selama 25 tahun.
Diberikan pada umur 10 tahun |
- Sumber : Infobunda.com.
Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Related posts:

