Pengertian 3M plus, bagaimana pendapat anda mengenai makna kata 3M plus ? kata ini menjadi sangat sakral dan membawa makna yang luar biasa pada akhir-akhir ini. Menjadi sangat bermanfaat bila kita lakukan dengan seksama.
Dalam pemberitaan akhir-akhir banyak menyebutkan daerah-daerah yang terserang Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah. Persentse kasus yang meninggal turut menjadi perhatian kita semua dan sampai kapan hal ini akan terjadi ? lantas dimanakah makna 3M plus itu sendiri ?, baca juga alasan mengapa dbd menyerang siapa saja.
Dalam pengertiannya 3M plus adalah menutup, menguras, menimbun plus memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk dan memeriksa jentik berkala.
Melihat dari pengertian diatas terdapat 2Â kategori kegiatan yang menjadi inti dari kegiatan 3M plus, yaitu :
- Kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri.
Bentuk kegiatan ini dapat dilihat dari kegiatan 3M ( menguras, menutup dan menimbun ). Kegiatan ini hendaknya di mulai dari lingkungan mikro dari rumah ke rumah. Untuk lebih luasnya dalam betuk gotong royong bersama-sama masyarakat sekitar atau dalam bentuk gotong royong massal.  Intinya adalah kebersihan mutlak dari suatu ranah tempat tinggal baik di kota dan desa. Ini adalah suatu bentuk kegiatan “ mandiri “ yang di latar belakangi oleh semangat partisipasi masyarakat dalam berperan serta penanggulangan penyakit DBD dan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lainnya.
- Kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah.
Untuk kategori kegiatan ini berbentuk peran pemerintah dalam memfasilitasi dan mendukung upaya masyarakat dalam tindak lanjut penanggulangan DBD . Penulis menyebutkan diantaranya adalah pemerintah memfasilitasi terbentuknya juru pemantau jentik desa ( jumantik ) yang terdiri dari kader †aktif “ dalam pemeriksaan jentik berkala terlepas itu mendapat apresiasi atau tidak. Disamping hal diatas dalam ranah yang lebih luas peran pemerintah dalam memberikan penghargaan Adipura untuk kabupaten/kota sangat mendukung upaya ini karena bentuk mikronya tercakup unsur 3M plus tadi.
Terlepas dari kedua hal diatas penulis berpendapat 3M plus akan lebih bermakna hasilnya apabila selalu dilakukan secara berkala. Disamping dukungan monitoring dan evaluasi dari pemerintah.
Regulasi menjadi sangat penting searah dengan perkembangan penyakit dan mobilisasi masyarakat yang sangat tinggi dewasa ini.
Kesimpulan : Masyarakat sebagai ujung tombak dari pelaksanaan kegiatan 3M ini. Menjadi penting bila masyarakat benar-benar menyadari makna yang luar biasa dari hasil pelaksanaan 3M plus ini secara berkala dan berkesinambungan di tambah dengan dukungan pemerintah.
- Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
No related posts.

