Obat Penurun Panas Yang Harus Dihindari Untuk Penderita DBD

by admin on February 25, 2010

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang merebak dimana-mana bahkan di beberapa daerah telah menimbulkan korban jiwa.

Oleh karena itu kita perlu mewaspadai penyakit ini terutama dengan menggiatkan berbagai upaya promosi dan preventif (pencegahan) penyakit DBD yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan atau sektor terkait. Selain itu aspek kuratif juga perlu dipersiapkan karena ketika gagal dalam aspek ini maka yang terjadi adalah penderita DBD akan meninggal dunia.

Salah satu hal yang penting dalam aspek kuratif DBD adalah pemilihan obat penurun panas. Mengapa ini penting ? karena ternyata tidak semua obat penurun panas aman digunakan oleh penderita DBD. Nah, Berikut ini ada 2 obat penurun panas yang perlu dihindari oleh penderita DBD :

  • Ibuprofen. Ada 2 alasan mengapa Ibuprofen perlu dihindari oleh penderita DBD:
  1. Ternyata efek untuk menurunkan panasnya lebih rendah dibandingkan efek menurunkan nyeri/radang, padahal pada penderita DBD efek menurunkan panas ini sangat penting sekali.
  2. Ternyata obat ini dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan, terutama perdarahan lambung atau saluran cerna, ini akan memperburuk kondisi penderita DBD.
  • Asetosal. Obat ini memang memilki efek penurun panasnya lebih tinggi dibandingkan dengan efek menurunkan nyerinya, tetapi ternyata obat ini memiliki resiko perdarahan yang lebih tinggi dibandingkan ibuprofen, resiko perdarahan dapat terjadi pada lambung dan di bawah kulit. sehingga akan lebih semakin memperburuk kondisi penderita DBD

Kemudian obat penurun panas yang aman untuk penderita DBD apa ? yap. Obat penurun panas yang aman adalah parasetamol. Parasetamol di pasaran sudah tersedia dalam bentuk sediaan  yang bermacam-macam, ada yang syrup, tablet, drop untuk bayi bahkan ada dalam bentuk suppo (penggunaannya lewat dubur). Kemudian dosis yang tersedia juga mulai dari 100 mg, 120 mg, 125 mg, 250 mg, 500 mg dan 650 mg. Parasetamol bisa digunakan sebanyak 3-4 kali sehari atau antara 4-6 jam sekali.

Demikian yang dapat di sampaikan semoga kita bisa memilih obat penurun panas yang tepat ketika ada penderita DBD. Salam sehat !

Tulisan diatas adalah kiriman dari sahabat saya Achmad Nursyandi, S, Far.Apt. Beliau adalah pengelola  blog ApotikSehat.com . Pengalaman beliau dalam dunia apotik dan obat-obatan tidak diragukan lagi, selama kurang lebih 5 tahun mengelola apotik. Sekarang beliau melanjutkan kuliah S2 di Kota Gudeg. Terima Kasih saya ucapkan kepada Bapak Achmad Nursyandi atas artikelnya. Bagi sahabat ingin menulis artikel di blog saya, silahkan hubungi saya disini.

    Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:

Delivered by FeedBurner

Cara Cepat Hamil

Related posts:

  1. Sebaiknya anda tahu Beda DBD dengan Demam Berdarah
  2. 6 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Usus Buntu
  3. 5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis
  4. Obat Mahal Belum Tentu Efektif
  5. Tips memilih mainan yang aman untuk anak
  6. 7 Cara efektif dan aman membeli obat secara online

{ 16 comments… read them below or add one }

sandi February 25, 2010 at 8:11 pm

salam sehat mas putra…mantap ni,, makasih banyak sudah memuat artikel saya, semoga kita bisa saling sharing terus ya….btw, yang itu gelarnya baru ya…trim’s bro

Reply

sobatsehat February 25, 2010 at 8:30 pm

sama-sama mas sandi, saya tunggu artikel selanjutnya ………….
.-= sobatsehat´s last blog ..Obat Penurun Panas Yang Harus Dihindari Untuk Penderita DBD =-.

Reply

ppni Bangka Barat February 25, 2010 at 8:21 pm

Ass. Sedikit tapi berisi (macem kito makan pantiau, cukup secumpuk tapi tinggi akan gizinya), bahas lagi efek obat yang lain om, biar ilmu kita bisa kita bagi2, mokasih
.-= ppni Bangka Barat´s last blog ..Hindari penyakit Asthma Pada anak =-.

Reply

sobatsehat February 25, 2010 at 8:28 pm

what is pantiau……..but uenak tenan toh
.-= sobatsehat´s last blog ..Obat Penurun Panas Yang Harus Dihindari Untuk Penderita DBD =-.

Reply

sandi February 25, 2010 at 8:52 pm

wass..wah, ada pak ketua ppni babar tho…pantiau cocok buat penderita DBD yang tidak mau makan nasi….wkwk…oke lanjut…tulisan lain segera nyusul kak..tolong doa n supportnya…trim’s. sukses buat semua…

Reply

nokia review February 26, 2010 at 1:54 am

wach obat penurun panas klo datng tidak tepat waktu bisa makin memperparah keadaan ternyata
.-= nokia review´s last blog ..Nokia 7705 Twist Phone, Black (Verizon Wireless) =-.

Reply

sobatsehat February 26, 2010 at 1:59 pm

menurut ahlinya betul om……….

Reply

Puskel February 26, 2010 at 6:09 pm

Benar sobat, sebaiknya berhati-hatilah mengkonsumsi obat penurun panas (antipiretika) yang pada umumnya banyak dijual bebas, ataupun obat antiinfeksi (antibiotika) lainnya, hal ini harus dikonsultasikan dengan ahlinya, jika sakit berlanjut hubungi dokter…(maaf, komentarnya sy…kayak iklan obat saja ya?)
.-= Puskel´s last blog ..5 STRATEGI KOMUNIKASI BINTANG DALAM PEMBERANTASAN PENYAKIT =-.

Reply

sobatsehat February 27, 2010 at 1:22 pm

benar pak dokter, sebaiknya di konsultasikan ke pak dokter terlebih dahulu……

Reply

etalase ilmu February 26, 2010 at 9:09 pm

Mungkin karena ketidaktahuan atau karena ingin mempercepat efek penyembuhan, bahkan dalam sebagian kasus ada saja yang menggunakan paracetamol and ibuprofen secara bersamaan, katanya sih lebih ampuh dalam menghilangkan rasa sakit dan menurunkan deman secara cepat, namun utk kasus DBD, hal ini berakibat fatal ya?
.-= etalase ilmu´s last blog ..Seni Berdagang ala Rasulullah =-.

Reply

sobatsehat February 27, 2010 at 3:04 pm

semoga dapat mengingatkan kita semua. amin

Reply

ario saja February 28, 2010 at 1:41 am

mantab bos postingnnya

Reply

blogpopuler March 2, 2010 at 3:39 am

Kedua obat penurun panas tersebut saya baru tahu.Selama ini tahunya hanya parasetamol.Trims atas infonya sobat
.-= blogpopuler´s last blog ..Di Jual Makanan Dan Minuman Mengandung Virus Flu Babi H1N1 =-.

Reply

dinkesbanggai March 19, 2010 at 8:27 am

Terima Kasih Infonya
Mohon izin link artikel…dijamin sumbernya dicantumkan…tq
.-= dinkesbanggai´s last blog ..TELINGA SEHAT PENDENGARAN BAIK =-.

Reply

sobatsehat March 20, 2010 at 9:35 pm

silahkan ……….
.-= sobatsehat´s last blog ..The Fresh Contact Lens Everyday =-.

Reply

estia riny June 2, 2010 at 10:26 pm

boleh juga artikelnya…maen2 juga kblog saya ya…
.-= estia riny´s last blog ..Declaration des Droits de L’homme et du Citoyen =-.

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: