Alasan Mengapa Zinc Diberikan Pada Penderita Diare

by admin on June 20, 2010

Alasan Mengapa Zinc Diberikan Pada Penderita Diare

Diare masih merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di Negara berkembang. Di dunia diperkirakan 2 juta anak meninggal karena penyakit diare setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri angka penyakit diare terus meningkat, hasil survei morbiditas yang dilakukan oleh Depkes pada tahun 2003 menunjukkan angka kesakitan adalah 374/1000 penduduk dan tahun 2006 menjadi 423/1000 penduduk.

Adalah zinc yang merupakan salah satu zat gizi mikro yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan anak. Komposisi dan jumlah zinc menurun dalam jumlah besar bila anak terserang diare. Nah, untuk menggantikan zinc yang hilang selama diare. Anak dapat di berikan tablet zinc untuk menjaga agar anak tetap sehat. Zinc biasa disebut dengan Seng adalah mikronutrien esensial, artinya walaupun dibutuhkan tubuh hanya dalam jumlah yang sedikit tetapi zinc sangat berperan penting bagi normalnya fungsi tubuh.

Ikatan dokter Anak Indonesia dan WHO serta UNICEF merekomendasikanbahwa untuk tatalaksana diare saat ini dengan menggunakan oralit konsentrasi rendah dan pemberian zinc sebagai obat selama 10 – 14 hari.

Mengapa zinc diberikan pada penderita diare ?. Atas dasar penelitian yang menunjukkan bahwa zinc dapat menurunkan lamanya diare ( 20 % ), menurunkan frekuensi defekasi ( 18 % – 59 % ) dan menurunkan kejadian diare dalam 2- 3 bulan ke depan. Pembeerian zinc di maksudkan untuk menunjang penyatuan mukosa yang berhubungan denga proses fisiologi saluran cerna serta komponen penting dalam struktur dan fungsi membran sel yang berfungsi memperbaiki proses epitelisasi karena pada saat diare terjadi kerusakan mukosa usus yang disebabkan adanya gannguan mukosa usus yang dipengaruhi oleh sistem kekebalan saluran cerna.

Lalu bagaimana dosisnya :

Zinc diberikan selama 10 hari penuh walaupun diare telah berhenti dengan dosis, anak usia kurang dari 6 bulan diberikan 10 mg dan anak usia lebih dari 6 bulan diberikan 20 mg. untuk bayi, tablet zinc dapat dilarutkan dengan air matang, ASI atau Oralit. Untuk anak-anak yang lebih besar, zinc dapat dikunyah atau dilarutkan dalam air matang.

Pemberian zinc tidak boleh bersamaan dengan Fe karena akan terjadi kompetisi dalam sistem penyerapan keduanya.

Simak juga Lima langkah Tuntaskan Diare disini.

    Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:

Tag :

zinc diare | zinc untuk diare | obat zinc | zink pada diare | fungsi zinc pada diare | zink untuk diare | tablet zinc |

Related posts:

  1. Waspadai diare pada anak, penanganan dan pencegahannya
  2. 6 Alasan Mengapa Penyakit Demam Berdarah Dengue Menyerang Siapa Saja
  3. Jadwal Imunisasi pada Bayi anda
  4. Obat Penurun Panas Yang Harus Dihindari Untuk Penderita DBD
  5. Sekedar Info : Bahaya Madu Pada Bayi
  6. 6 Alasan Harus Cukup Minum Air Putih

{ 12 comments… read them below or add one }

Puskel June 20, 2010 at 11:08 pm

Promosi dalam penggunaan tablet zinc ini sedang digalakkan dalam program P2M diare khususnya pada balita.
Terimakasih ya Mas, sudah menautkan infonya pada artikel puskel.

Reply

M. Putra Kusuma June 22, 2010 at 12:05 am

sama-sama bli, sekarang sudah jadi program pemerintah bli…………

Reply

TuSuda June 20, 2010 at 11:17 pm

Iya Mas, hal sedang diwajibkan pemakaian dalam klinik medis pelayanan kesehatan. Semoga sediaan obatnya juga cukup memadai adanya. Terimakasih telah berbagi…

Reply

sobatsehat June 22, 2010 at 12:06 am

harapannya seperti itu bli, semua lini tersedia tablet zinc ini

Reply

dJumTKS Weblog June 21, 2010 at 3:47 pm

oralit + buah ‘salak’ juga joss :-)

Reply

sobatsehat June 22, 2010 at 12:07 am

thanks tambahannya bos.

Reply

lisa June 22, 2010 at 3:42 pm

Info yg bagus sekali
Udah masuk program pemerintah juga ya?
Jadi lebih yakin dg pelayanan kesehatan di Indonesia :)

Reply

sobatsehat June 22, 2010 at 9:35 pm

sudah masuk program pemerintah mbak lisa, dan sudah tersedia di tempat pelayanan kesehatan.

Reply

Agung Prasetyo June 22, 2010 at 7:33 pm

Terima kasih sobat.

O iya, ada info mengenai pilek gak mas? Hampir setiap pagi, saya bersin-bersin dan pilek.

Reply

sobatsehat June 22, 2010 at 9:27 pm

apakah mas agung sering mandi pada malam hari ? kalo saya biasanya kalo sering mandi pada malam hari sering juga mas pilek. cek juga apakah mas agung alergi terhadap debu ?

Reply

Agung Prasetyo June 23, 2010 at 9:31 pm

saya mandi setelah Maghrib, karena kuliah sore. Kalau ada debu saya juga sering bersin-bersin mas.

Bagaimana solusinya mas?

Reply

sobatsehat June 23, 2010 at 10:25 pm

sebaiknya hindari mandi setelah gelap atau malam hari mas. untuk alergi debu sebaiknya mas periksa ke dokter apa yang menjadi penyebab utamanya. jangan biasakan mengira-ngira penyakit kita !!!. hinari pula bersentuhan dengan debu mas.
saran saya : perkuat daya tahan tubuh dengan suplemen dan makanan yang baik serta hindari bergadang mas !!!!

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: