<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sobatsehat.Com &#187; Imunisasi</title>
	<atom:link href="http://sobatsehat.com/category/imunisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sobatsehat.com</link>
	<description>Informasi kesehatan terbaru dan Tips kesehatan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 16:02:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Fatwa MUI,  Vaksin Meningitis Halal</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 17:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=2174</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa MUI, Â Vaksin Meningitis Halal Akhirnya kecemasan calon jemaah haji sirna sudah. Setelah sekian lama beredar kabar bahwa terdapat vaksin meningitis yang tidak halal. Padahal vaksin meningitis sangat penting untuk calon jemaah haji. Salah satu manfaatnya adalah untuk melindungi calon jemaah haji dari penyakit meningitis atau radang selaput otak. Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan sertifikat halal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Fatwa MUI, Â Vaksin Meningitis Halal</p>
<p>Akhirnya kecemasan calon jemaah haji sirna sudah. Setelah sekian lama beredar kabar bahwa terdapat vaksin meningitis yang tidak halal. Padahal vaksin meningitis sangat penting untuk calon jemaah haji. Salah satu manfaatnya adalah untuk melindungi calon jemaah haji dari penyakit meningitis atau radang selaput otak.</p>
<p>Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan sertifikat halal untuk vaksin meningitis produksi <em>Novartis Vaccines and Diagnostics Srl </em>dari Italia dan <em>Zhejiang Tianyuan Bio-pharmaceutical</em> asal china.<span id="more-2174"></span></p>
<p>â€Titik kritis keharaman vaksin ini terletak pada media pertumbuhannya yang kemungkinan bersentuhan dengan bahan yang berasal dari babi atau yang terkontaminasi dengan produk yang tercemar dengan najis babi,â€ kata Ketua MUI KH Maâ€™ruf Amin di Jakarta, Selasa (20/7).</p>
<p>Vaksin meningitis produksi NV &amp; D yang mendapat sertifikat halal itu bermerek Menveo Meningococcal Group A, C, W-135, dan Y Cnnyugate Vaccine. Produk TY yang halal adalah Mevac ACYW135.</p>
<p>Sebagai pembaca saya sangat senang bila ada perlindungan bagi jemaah haji kita. Adapun alasan Pemerintah Arab Saudi mewajibkan calon jemaah haji tetap mendapatkan suntikan vaksin meningitis. Beberapa alasannya adalah :</p>
<ol>
<li>Untuk melindungi calon jemaah haji dari penyakit meningitis atau radang selaput otak.</li>
<li>Penyakit meningitis ini dapat mengakibatkan kerusakan otak.</li>
<li>Dapat pula mengakibatkan hilang pendengaran hingga kematian.</li>
<li>Negara Arab Saudi adalah daerah endemik penyakit meningitis ini.</li>
</ol>
<p>Dengan beberapa alasan diatas maka vaksin meningitis sepertinya wajib bagi calon jemaah haji. Maka setelah Â diterbitkannya fatwa halal untuk vaksin meningitis ini maka calon jamaah haji tidak perlu lagi memperdebatkan apakah vaksin ini halal atau haram untuk diberikan pada jamaah haji. Fatwa MUI sebelumnya yang mengatakan vaksin yang haram boleh digunakan karena tidak ada vaksin yang halal menjadi gugur karena sudah ada vaksin meningitis yang halal.</p>
<p>Sekretaris MUI Ichwan Sam mengatakan, pemerintah dalam pertemuan dengan MUI di Kantor Presiden, Senin (19/7), bertekad mengikuti fatwa MUI tentang vaksin meningitis.</p>
<ol style="text-align: justify;"><strong>Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi</strong>.</ol>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" /> </form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="daftar alamat suntik maningitis jakarta">daftar alamat suntik maningitis jakarta</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="suntik miningitis mui haram halal">suntik miningitis mui haram halal</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="tempat suntik meningitis">tempat suntik meningitis</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="Tempat Suntik meningitis halal">Tempat Suntik meningitis halal</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="tempat suntik meningitis halal di jakarta">tempat suntik meningitis halal di jakarta</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="tempat suntik meningitis yang halal">tempat suntik meningitis yang halal</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/" title="tempat suntik vaksin meningitis jakarta">tempat suntik vaksin meningitis jakarta</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2010/07/25/fatwa-mui-vaksin-meningitis-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal penyakit IPD, Pencegahan dan Vaksinasinya</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 16:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencegah penyakit ipd]]></category>
		<category><![CDATA[cegah IPD]]></category>
		<category><![CDATA[cegah IPD com]]></category>
		<category><![CDATA[cegah pneumonia]]></category>
		<category><![CDATA[data penyakit meningitis]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Haemophilus influenzae type b (Hib) Pneumococcal conjugate vaccine (PCV7).]]></category>
		<category><![CDATA[mencegah vaksin ipd]]></category>
		<category><![CDATA[meningitis]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit IPD]]></category>
		<category><![CDATA[radang otak]]></category>
		<category><![CDATA[tertular]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin hib untuk anak]]></category>
		<category><![CDATA[virus ipd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=2032</guid>
		<description><![CDATA[Mengenal penyakit IPD, Pencegahan dan Vaksinasinya Menurut ahli Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K) Invasive Pneumococcal Disease ( IPD ) adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (Streptococcus pneumoniae). Berupa serangan infeksi yang dengan cepat masuk ke dalam sistem sirkulasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Mengenal penyakit IPD, Pencegahan dan Vaksinasinya</p>
<p>Menurut ahli Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K) <em>Invasive Pneumococcal Disease</em> ( IPD ) adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (<em>Streptococcus pneumoniae</em>). Berupa serangan infeksi yang dengan cepat masuk ke dalam sistem sirkulasi darah dan merusak. Bagian yang dirusaknya seperti selaput otak ( meningitis ) atau biasa disebut dengan radang otak. <span id="more-2032"></span></p>
<blockquote><p><a href="http://www.sobatsehat.com/2009/09/10/tahukah-anda-jalan-masuk-penyakit-ke-dalam-tubuh-kita/">Baca juga jalan masuk penyakit kedalam tubuh kita</a></p></blockquote>
<p>Bila bakteri pneumokokus masuk ke dalam sistem sirkulasi darah, maka akan menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh dan dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ, â€œ tambah Prof Cissyâ€.</p>
<p>Data dari WHO pada tahun 2006 , dilaporkan satu juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap tahunnya akibat infeksi pneumokokus, terutama yang menyebabkan pneumonia. Gejala pneumonia antaranya nafas cepat, sesak, nyeri dada, mengigil, batuk dan demam.</p>
<p>Bakteri ini, secara alami hidup di rongga hidung dan tenggorokan manusia. Pada anak balita bakteri ini mengganas apabila anak dalam kondisi lemah dan bakteri ini masuk melalui udara. Jika bakteri ini sampai menginfeksi tubuh meninggal dunia adalah resiko terburuknya. Bahayanya lagi sangat jarang orang yang terserang bakteri ini sembuh seratus persen. Kebanyakan sembuh tetapi mengalami kecacatan seperti kehilangan pendengaran dan penurunan kemampuan mental.</p>
<p>Tempat yang paling beresiko bagi penyebaran penyakit ini  adalah rumah sendiri ( adanya interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini secara terus menerus ), tempat-tempat umum, kendaraan umum, lingkungan tempat tinggal, tempat penitipan anak dan playgroup.</p>
<p><strong>Vaksinasinya</strong></p>
<p>Vaksin untuk penyakit IPD ini penting sekali diberikan pada anak. Apalagi pada daerah-daerah yang rentan terserang wabah meningitis. Adapun vaksin yang telah dikenal di Indonesia sebagai pencegahan terhadap meningitis pada anak, di antaranya <em>Haemophilus influenzae type b </em>(Hib) <em>Pneumococcal conjugate vaccine</em> (PCV7).</p>
<p>PCV-7 merupakan satu-satunya vaksin yang membantu mencegah penyakit <em>pneumokokus </em>invasif (IPD) pada bayi dan anak di bawah usia 24 bulan. Selain membantu melindungi bayi dan anak di bawah usia 2 tahun, PCV-7 juga dapat diberikan untuk membantu melindungi anak yang berumur hingga 9 tahun. PCV-7 adalah vaksin konjugasi <em>pneumokokus </em>(PCV) pertama yang masuk dalam memori imunologi pada bayi dan anak-anak terhadap <em>Streptococcus </em>(S.) <em>pneumonia.</em> Vaksin ini juga digunakan untuk imunisasi aktif. Sayangnya vaksin ini belum menjadi agenda pokok pemerintah. Mudah-mudahan kedepan ada program vaksinasi ini.</p>
<p><strong>Pencegahnnya. </strong></p>
<p>Beberapa cara dapat dilakukan orang tua dalam mencegah anaknya tertular penyakit IPD adalah</p>
<ol>
<li><a href="http://www.sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/">Vaksinasi</a> anak sedini mungkin dengan vaksin <em>Haemophilus influenzae type b </em>(Hib) <em>Pneumococcal conjugate vaccine</em> (PCV7). Pada usia anak 2 bulan.</li>
<li>Jaga selalu kebersihan anak. Jauhkan dari jangkauan orang-orang yang berpotensi menderita penyakit ini.</li>
<li>Bila anak dititpkan pada playgroup atau tempat penitipan anak sebaiknya selektif dalam memilih tempatnya.</li>
</ol>
<p>Disarikan dari berbagai sumber.</p>
<ol style="text-align: justify;"><strong>Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi</strong>.</ol>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" /> </form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="virus ipd">virus ipd</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="penyakit ipd">penyakit ipd</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="pneumonia penularan">pneumonia penularan</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="ipd virus">ipd virus</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="IPD adalah">IPD adalah</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="cara penularan pneumonia pada balita">cara penularan pneumonia pada balita</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/" title="penyakit dan vaksinasinya">penyakit dan vaksinasinya</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2010/06/22/mengenal-penyakit-ipd-pencegahan-dan-vaksinasinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan risau bila anak anda demam setelah di imunisasi</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 17:24:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Info sehat]]></category>
		<category><![CDATA[agar anak tidak demam setelah diimunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[anak demam setelah diimunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[demam setelah imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi demam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=1449</guid>
		<description><![CDATA[Anak demam sewaktu dimunisasi, pernahkah anda mengalaminya ? Sebelum membahas hal-hal diatas mungkin kita perlu membaca tulisan saya mengenai penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Menurut pengamatan saya selama ini dan dari informasi pengelola imunisasi di tempat saya bekerja, hanya pada imunisasi DPT dan Campak saja yang biasanya dapat menyebabkan anak kita demam. Untuk imunisasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><strong>Anak demam sewaktu dimunisasi, pernahkah anda mengalaminya ?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum membahas hal-hal diatas mungkin kita perlu membaca tulisan saya mengenai <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/">penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut pengamatan saya selama ini dan dari informasi pengelola imunisasi di tempat saya bekerja, hanya pada imunisasi DPT dan Campak saja yang biasanya dapat menyebabkan anak kita demam. <span id="more-1449"></span>Untuk imunisasi DPT itu dikarenakan adanya tambahan <strong>pertusis</strong>nya yang memberikan efek samping naiknya suhu tubuh anak. Sedangkan pada imunisasi campak biasanya tergantung pada daya tahan tubuh anak tersebut, ada yang demam ada pula yang tidak demam.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam<strong><em> </em></strong><em>pengertiannya <strong>Imunisasi adalah</strong> tindakan untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit atas tubuh manusia (Kamisa, 1998 : 241).</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Selain imunisasi DPT dan campak, imunisasi BCG biasanya menyebabkan sedikit pembengkakan dan itu normal-normal saja serta tidak perlu dirisaukan. Pun apabila tidak terjadi pembengkakan Â sebaiknya ulangi lagi imunisasi BCG anak anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda perlu waspada apabila anak anda setelah di imunisasi mengalami hal-hal berikut ini :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Bayi mengalami demam tinggi sampai 40,6 derajat Celcius.</li>
<li>Menangis secara berlebihan dan semakin menunjukkan gejala ekstrim serta terus berlanjut sampai lebih dari 3 jam.</li>
<li>Tidak bersemangat. Ini biasanya ditunjukkan dengan bayi yang tidak responsif dari biasanya.</li>
<li>Kekejangan. Ini yang paling perlu diwaspadai dan sebaiknya segera hubungi dokter.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Biasanya untuk menghindari demam si anak di berikan dulu obat penurun panas dan sebaiknya konsultasikan dulu dengan Â dokter sebelum diberikan imunisasi, dengan melihat kondisi anak kita.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Bagaimana dengan anda pernahkah mengalami hal seperti ini ?</strong></span></p>
</blockquote>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" />Delivered by <a href="http://feedburner.google.com" target="_blank">FeedBurner</a></p>
</form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="Demam setelah imunisasi">Demam setelah imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="bayi panas setelah imunisasi">bayi panas setelah imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="bayi demam setelah imunisasi">bayi demam setelah imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="demam setelah imunisasi DPT">demam setelah imunisasi DPT</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="Demam karena imunisasi">Demam karena imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="demam imunisasi">demam imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/" title="imunisasi campak demam">imunisasi campak demam</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2010/01/28/jangan-risau-bila-anak-anda-demam-setelah-di-imunisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Imunisasi pada Bayi anda</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 16:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[dapat]]></category>
		<category><![CDATA[daya]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dicegah]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal imunisasi 2010]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal imunisasi bayi]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal imunisasi bayi 2010]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal imunisasi lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[pd3i]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[tahan]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=1202</guid>
		<description><![CDATA[Jadwal imunisasi pada bayi. Agar buah hati Anda memiliki pertahanan tubuh yang kuat dan mampu melawan infeksi, pastikan ia mendapat imunisasi secara lengkap. Adapun alasan mengapa anak anda harus diimunisasi, silahkan baca disini. Tujuan imunisasi adalah mempertinggi daya tahan tubuh agar anak Anda tidak terkena penyakit infeksi. Meskipun penyakitnyaÂ  sudah tidak ada, imunisasi tetap diperlukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Jadwal imunisasi pada bayi.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1207" title="imunisasi anak" src="http://www.sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/12/imunisasi-anak-150x150.png" alt="imunisasi anak" width="150" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Agar buah hati Anda memiliki pertahanan tubuh yang kuat dan mampu melawan infeksi, pastikan ia mendapat imunisasi secara lengkap. Adapun alasan <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/">mengapa anak anda harus diimunisasi</a>, silahkan baca disini.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan imunisasi adalah mempertinggi daya tahan tubuh agar anak Anda tidak terkena penyakit infeksi. Meskipun penyakitnyaÂ  sudah tidak ada, imunisasi tetap diperlukan untuk berjaga-jaga kalau <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/">penyakit yang dapat dicegah dengan imunisas</a>i muncul.<span id="more-1202"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar imunisasi diberikan ketika anak berumur 4 bulan. Anda akan mendapat kartu yang berisi jadwal imunisasi dan kapan seharusnya imunisasi diberikan. Jangan lupa mencatat tanggal dan jenis vaksinasi yang telah diberikan untuk membantu dokter menentukan apakah anak Anda perlu mendapat vaksinasi tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Umumnya dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga untuk menentukan apakah anak Anda perlu mendapatkan vaksinasi jenis tertentu. Misalnya, bila di keluarga Anda ada yang menderita TBC, anak Anda harus mendapat suntikan BCG pada sekitar usia 1 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keterangan jadwal imunisasi berdasarkan usia pemberian, sesuai IDAI,  periode 2004.</strong></p>
<table style="height: 792px; text-align: justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="470" bgcolor="#dde8f8">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" bgcolor="#95bdf7">
<p style="color: #ffffff; font-weight: bold;" align="center">Umur</p>
</td>
<td valign="top" bgcolor="#95bdf7">
<p style="color: #ffffff; font-weight: bold;" align="center">Vaksin</p>
</td>
<td valign="top" bgcolor="#95bdf7">
<p style="color: #ffffff; font-weight: bold;" align="center">Keterangan</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Saat lahir</td>
<td valign="top">Hepatitis B-1</td>
<td valign="top">HB-1 harus diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada    umur 1 dan 6 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"></td>
<td valign="top">Polio-0</td>
<td valign="top">Polio-0 diberikan saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS, polio diberikan saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin terhadap bayi lain)</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1 bulan</td>
<td valign="top">Hepatitis B-2</td>
<td valign="top">Hb-2 diberikan pada umur 1 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">0-2 bulan</td>
<td valign="top">BCG</td>
<td valign="top">BCG dapat diberikan sejak lahir. Apabila BCG akan diberikan pada &gt;3 bulan sebaiknya dilakukan uji tuberkulin terlebih dahulu dan BCG diberikan apabila hasilnya negatif.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2 bulan</td>
<td valign="top">DTP-1<br />
Hib-1<br />
Polio-1</td>
<td valign="top">Diberikan pada umur lebih dari 6 minggu<br />
Diberikan mulai umur 2 bulan<br />
Dapat diberikan bersama DTP-1</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4 bulan</td>
<td valign="top">DTP-2<br />
Hib-2<br />
Polio-2</td>
<td valign="top">Diberikan secara terpisah<br />
Hib-2 dapat dikombinasikan dengan Hib-2<br />
Diberikan bersama dengan DPT-2</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">6 bulan</td>
<td valign="top">DTP 3<br />
Hib-3<br />
Polio 3</td>
<td valign="top">Dapat dikombinasikan dengan Hib-3Diberikan bersama DTP-3</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">9 bulan</td>
<td valign="top">Campak-1</td>
<td valign="top">Campak 1 diberikan pada umur 9 bulan, apabila telah mendapat MMR pada    usia 15 bulan, Campak 2 tidak perlu diberikan.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">15 -18 bulan</td>
<td valign="top">MMR</td>
<td valign="top">Apabila sampai usia 12 bulan belum mendapat imunisasi cacar</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">18 bulan</td>
<td valign="top">DTP-4<br />
Polio-4</td>
<td valign="top">Diberikan satu tahun setelah DTP-3<br />
Diberikan bersamaan dengan DTP-4</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2 tahun</td>
<td valign="top">Hepatitis A</td>
<td valign="top">Direkomendasikan pada umur &gt;2 tahun, diberikan 2 kali dengan interval    6-12 bulan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2-3 tahun</td>
<td valign="top">Tifoid</td>
<td valign="top">Vaksin tifoid polisakarida injeksi direkomendasikan untuk umur &gt;2    tahun, perlu diulang setiap 3 tahun.</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">5 tahun</td>
<td valign="top">DTP-5<br />
Polio-5</td>
<td valign="top">Diberikan pada umur 5 tahun<br />
Diberikan bersama DTP-5</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">6 tahun</td>
<td valign="top">MMR</td>
<td valign="top">Diberikan untuk catch up immunization pada anak yang belum mendapat MMR-1</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">10 tahun</td>
<td valign="top">dT/TT</p>
<p>Varisela</td>
<td valign="top">Menjelang pubertas vaksin tetanus ke-5 diberikan untuk imunitas selama 25    tahun.</p>
<p>Diberikan pada umur 10 tahun</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ol style="text-align: justify;"><strong>Sumber :<a href="http://www.infobunda.com/pages/imunisasi/index.php"> Infobunda.com.</a><br />
Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi</strong>.</ol>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" />Delivered by <a href="http://feedburner.google.com" target="_blank">FeedBurner</a></p>
</form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="jadwal imunisasi lengkap">jadwal imunisasi lengkap</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="imunisasi bayi lengkap">imunisasi bayi lengkap</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="jadwal imunisasi dasar">jadwal imunisasi dasar</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="jadwal imunisasi bayi">jadwal imunisasi bayi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="imunisasi hepatitis pada bayi">imunisasi hepatitis pada bayi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="jadwal imunisasi polio">jadwal imunisasi polio</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/" title="jadwal imunisasi BCG">jadwal imunisasi BCG</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2009/12/16/jadwal-imunisasi-pada-bayi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Imunisasi ke Daerah Istimewa Yogyakarta</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2009/12/10/belajar-imunisasi-ke-daerah-istimewa-yogyakarta/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2009/12/10/belajar-imunisasi-ke-daerah-istimewa-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 19:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=1163</guid>
		<description><![CDATA[Program Imunisasi merupakan salah satu program penting di dalam sektor kesehatan. Beberapa Penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi dapat kita hindari apabila anak-anak kita telah diimunisasi lengkap. Dalam program imunisasi memiliki target-target yang harus kita capai agar terjadi kekebalan kolektifÂ  pada anak-anak terhadap penyakit-penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi. Adapun target-target tersebut adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1168" title="imunisasi polio" src="http://www.sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/12/imunisasi-polio-300x225.jpg" alt="imunisasi polio" width="430" height="100" />Program Imunisasi merupakan salah satu program penting di dalam sektor kesehatan. Beberapa Penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi dapat kita hindari apabila anak-anak kita telah diimunisasi lengkap. <span id="more-1163"></span>Dalam program imunisasi memiliki target-target yang harus kita capai agar terjadi kekebalan kolektifÂ  pada anak-anak terhadap penyakit-penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi. Adapun target-target tersebut adalah terimunisasinya seluruh bayi dan ibu hamil di Kab. Bangka Barat tahun 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya dalam merujuk kepada target pencapaian program untuk tahun 2010 maka perlu dilakukan upaya-upaya konstruktif dalam mencapai target-target tersebut dan salah satunya dengan belajar dari yang telah berjalan dengan baik, dalam hal ini Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bertolak dari Kabupaten Bangka Barat pada tanggal 7-10Â  Desember 2009Â  menuju Propinsi DIY .</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_1164" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-1164" title="IMG_2285" src="http://sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/12/IMG_2285-300x225.jpg" alt="IMG_2285" width="350" height="250" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Pasukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat di Dinas kesehatan Bantul</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan terus belajar. Banyak hal yang telah kami dapat dari Propinsi DIY. Banyak hal pula yang tak pernah terpikirkan oleh kami untuk melakukan inovasi-inovasi yang sifatnya memacu kinerja. Tetapi setelah berkunjung ke daerah ini kami serasa mendapatkan ide-ide segar bagi pengembangan program imunisasi di Kab. Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Semoga.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2009/12/10/belajar-imunisasi-ke-daerah-istimewa-yogyakarta/" title="imunisasi di yogyakarta">imunisasi di yogyakarta</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2009/12/10/belajar-imunisasi-ke-daerah-istimewa-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menengahi kontroversi penggunaan vaksin meningitis untuk jamaah haji</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 16:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi campak]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi meningitis]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversi]]></category>
		<category><![CDATA[musim haji]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=827</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan vaksin meningitis untuk jamaah haji. Haji merupakan kewajiban umat Islam jika kita mampu. Sebelum berangkat haji biasanya calon jamaah haji di berikan suntikan vaksin Â meningitis. Adapun kegunaan dari vaksinasi ini adalah untuk mencegah tertularnya penyakit meningitis yg kebanyakan dibawa oleh jamaah haji asal Afrika, benua tempat Nelson Mandela hidup dan bersemayam. Tetapi melihat penjelasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-828" title="vaksin-babi1" src="http://www.sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/10/vaksin-babi1-150x150.jpg" alt="vaksin-babi1" width="150" height="150" />Penggunaan vaksin meningitis untuk jamaah haji.</strong> <strong>Haji </strong>merupakan kewajiban umat Islam jika kita mampu. Sebelum berangkat haji biasanya calon <strong>jamaah haji</strong> di berikan suntikan <strong>vaksin Â meningitis</strong>. Adapun <strong>kegunaan dari vaksinasi ini</strong> adalah untuk mencegah tertularnya penyakit meningitis yg kebanyakan dibawa oleh jamaah haji asal Afrika, benua tempat Nelson Mandela hidup dan bersemayam.<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi melihat penjelasan dari Â perusahaan farmasi ternama berskala internasional &#8211; Glaxo Smith Kline. Mereka memberikan penjelasan tentang proses pembuatan vaksin meningitis yang selama ini mereka pasok untuk para jamaah haji Indonesia sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Adapun pembuatan vaksin tersebut menggunakan unsur Babi.<span id="more-827"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Melihat penjelasan di atas tentunya banyak sekali kontroversi mengenai penggunaan vaksin tersebut untuk jamaah haji. Ketua MUI menjelaskan sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pemerintah Saudi mewajibkan seseorang yang melakukan umrah dan haji harus disuntik vaksin meningitis. Belum ada media lain untuk menghasilkan vaksin itu selain lewat babi. Jadi sebenarnya vaksin yang mengandung babi itu haram, namun dalam keadaan darurat hal tersebut diperbolehkan,&#8221; terang Prof Dr Umar Shihab, Ketua Fatwa MUI, saat <em>media briefing</em> di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (7/5). <a href="http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/05/07/16183413/mui.perbolehkan.vaksin.meningitis">Kompas</a></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dan Penjelasan dari Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Baluki Ahmad, menyatakan, akan mengikuti fatwa MUI. â€œSudah capai membicarakan vaksin. Kita pasrah diri saja. Apa boleh buat,â€ katanya.Tapi, Baluki Ahmad menyayangkan MUI yang tidak menunggu Arab Saudi dalam menentukan fatwa. Sebelumnya, tokoh Islam Indonesiaâ€“termasuk dari MUIâ€“menemui mufti Arab Saudi. â€Jika keputusannya hanya di MUI, untuk apa ke Arab Saudi,â€ katanya. <a href="http://www.jurnalhaji.com/2009/07/17/mui-bolehkan-vaksin-meningitis/">Jurnal Haji</a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Berikut beberapa pendapat saya ( kebetulan saya ngurusin jamaah haji juga nih ) :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Unsur Babi yang terkandung di dalam vaksin meningitis tersebut perlu di teliti lebih lanjut.</li>
<li>Merujuk kepada ketentuan Islam sampai dimana tingkat â€œ haramnya â€œ vaksin tersebut dalam penggunaannya.</li>
<li>Pemerintah hendaknya sesegera mungkin mencari solusi pengadaan vaksin yang tidak mengandung unsur Babi.</li>
<li>Dengan dasar kedaruratan sebaiknya kita tetap menggunakan vaksin tersebut mengingat dampak dari penyakit meningitis sangat membahayakan selaput otak.</li>
<li>Walau dalam keadaan darurat hendaknya tidak di biarkan berlarut-larut.</li>
</ol>
<ol style="text-align: justify;"><strong>Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi</strong>.</ol>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" />Delivered by <a href="http://feedburner.google.com" target="_blank">FeedBurner</a></p>
</form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="kegunaan vaksin">kegunaan vaksin</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="manfaat suntik vaksin miningitis">manfaat suntik vaksin miningitis</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="kontroversi vaksin meningitis">kontroversi vaksin meningitis</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="kegunaan suntik meningitis">kegunaan suntik meningitis</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="imunisasi untuk jamaan haji">imunisasi untuk jamaan haji</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="suntikan vaksin jemaah haji mengandungi khinzir?">suntikan vaksin jemaah haji mengandungi khinzir?</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/" title="penyakit minihitis">penyakit minihitis</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2009/10/11/menengahi-kontroversi-penggunaan-vaksin-meningitis-untuk-jamaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Alasan utama anak anda harus di imunisasi</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 14:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit menular]]></category>
		<category><![CDATA[imun]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi anak]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi campak]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Imunisasi, saya pikir kita sering mendengar kata imunisasi. Imunisasi sudah sedemikian familiar di sekitar kita. Setiap anak di wajibkan untuk di imunisasi. Imunisasi merupakan pemberian kekebalan secara buatan kepada kita agar kebal terhadap penyakit tertentu. Sebetulnya kekebalan terhadap penyakit kita dapat melalui beberapa cara, ada yang buatan dan alamiah. Buatan termasuk imunisasi didalamnya sedangkan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-823" title="imunisasi" src="http://www.sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/10/imunisasi-150x150.jpg" alt="imunisasi" width="150" height="150" />Imunisasi</strong>, saya pikir kita sering mendengar kata <strong>imunisasi. Imunisasi</strong> sudah sedemikian familiar di sekitar kita. Setiap anak di wajibkan untuk di <strong>imunisasi.</strong> Imunisasi merupakan pemberian kekebalan secara buatan kepada kita agar kebal terhadap penyakit tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebetulnya kekebalan terhadap penyakit kita dapat melalui beberapa cara, ada yang buatan dan alamiah. Buatan termasuk imunisasi didalamnya sedangkan yang alamiah berasal dari dalam tubuh kita sendiri dan auto imun setelah terkena penyakit tertentu seperti cacar dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut alasan utama mengapa anak anda harus di imunisasi :<span id="more-822"></span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Agar terhindar dan kebal terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/">Disini diantaranya</a>.</li>
<li>Agar terbentuk kekebalan komunitas di sekeliling tempat tinggal kita. Beberapa penyakit membutuhkan kekebalan komunitas seperti penyakit campak.</li>
<li>Dukung program pemerintah.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya tidak ada alasan untuk tidak di <strong>imunisasi </strong>anak kita. Dengan LIL (Lima imunisasi Lengkap ) yaitu <strong>: Imunisasi</strong> HB0, Campak, DPT, Polio dan BCG.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda punya alasan lain silahkan berkomentar&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<ol style="text-align: justify;"><strong>Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi</strong>.</ol>
<form style="border: 1px solid #cccccc; padding: 3px; text-align: justify;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda:</p>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="SobatSehatdotcom" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan !!!!" />Delivered by <a href="http://feedburner.google.com" target="_blank">FeedBurner</a></p>
</form>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="imunisasi hb o">imunisasi hb o</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="mengapa bayi perlu di imunisasi">mengapa bayi perlu di imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="imunisasi HB0">imunisasi HB0</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="kenapa bayi harus di imunisasi">kenapa bayi harus di imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="Kenapa bayi perlu di imunisasi?">Kenapa bayi perlu di imunisasi?</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="kenapa bayi mesti diimunisasi">kenapa bayi mesti diimunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/" title="KENAPA BAYI HARUS IMUNISASI">KENAPA BAYI HARUS IMUNISASI</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2009/10/09/3-alasan-utama-anak-anda-harus-di-imunisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi</title>
		<link>http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/</link>
		<comments>http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 04:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sobatsehat.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Salam Sobat sehat. Program imunisasi merupakan program yang sangat efektif dan efisien dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Sebagai contoh adalah penyakit cacar yang sudah dibasmi sejak tahun 1978. Demikian juga penyakit campak pada tahun 1966 diseluruh dunia terdapat 135 juta kasus dengan kematian 6 jutaÂ  yang berkaitan dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-214" title="immunization" src="http://www.sobatsehat.com/wp-content/uploads/2009/07/immunization1-300x273.gif" alt="immunization" width="150" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;">Salam <strong>Sobat sehat.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Program imunisasi</strong> merupakan program yang sangat efektif dan efisien dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian <strong>penyakit</strong> yang dapat dicegah dengan <strong>imunisasi</strong>. Sebagai contoh adalah <strong>penyakit cacar</strong> yang sudah dibasmi sejak tahun 1978. Demikian juga penyakit campak pada tahun 1966 diseluruh dunia terdapat 135 juta kasus dengan kematian 6 jutaÂ  yang berkaitan dengan <strong>penyakit </strong>ini, dan berhasil diturunkan menjadi 400 ribu kematin pada tahun 2005.<span id="more-212"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Latar belakang inilah sekarang program imunisasi semakin di <strong>serukan. </strong>Dalam dunia <strong>kesehatan</strong> penyakit yang dapat dicegah dengan <strong>imunisasi </strong>dikenal dengan sebutan PD3I. Berikut saya sampaikan beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi tersebut :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong><span style="color: #0000ff;">Polio</span>.</strong> Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus polio dan dapat mengakibatkan kelumpuhan menetap. <strong>Pencegahannya </strong>dengan imunisasi polio, 4 kali sebelum usia anak 1 tahun.</li>
<li><strong><span style="color: #0000ff;">Campak</span>.</strong> Penyakit menular yang dapat menimbulkan demam dan merah-merah pada kulit yang disebabkan oleh virus campak. <strong>Dapat dicegah</strong> dengan imunisasi campak, 1 kali pada usia 9-11 bulan dan imunisasi campak ulangan pada SD kelas 1.</li>
<li><strong><span style="color: #0000ff;">Difteri</span>.</strong> PenyakitÂ  menular yang menimbulkan demam mendadak dan sakit pada tenggorokan dan hidung yang disebabkan oleh bakteri difteri.<strong> Dapat dicegah</strong> dengan imunisasi DPT/HB, 3 kali dengan jarak pemberian minimal 1 bulan.</li>
<li><strong><span style="color: #0000ff;">Pertusis</span>.</strong> Pertusis merupakan penyakit batuk rejan yang disebabkan oleh bakteri pertusis.</li>
<li><strong><span style="color: #0000ff;">Tetanus Neonatorum</span>.</strong> Penyakit kejang yang disebabkan oleh bakteri tetanus yang terjadi pada bayi usia kurang dari 1 bulan. Yang paling mudah terserang penyakit ini adalah bayi usia kurang dari 1 bulan yang perawatan tali pusat setelah persalinan yang tidak steril dan ibunya belum pernah mendapatkan imunisasi Tetanus toksoid. Imunisasi TT di sarankan 5 dosis. <strong>Dapat dicegah</strong> dengan imunisasi DPT/HB 3x dengan jarak pemberian minimal 1 bulan, imunisasi DT pada anak SD kelas 1 satu kali, dan imunisasi TT pada anak SD kelas 2 dan 3 masing-masing 1 kali serta melengkapi imunisasi TT 5 Dosis pada wnita usia subur. Dan tentunya didukung dengan asuha persalinan yang tepat dan steril.</li>
<li><strong><span style="color: #0000ff;">TBC</span>.</strong> Tuberculosis merupakan penyakit batuk-batuk lama yang disebabkan bakteri tuberkulosa. <strong>Dapat dicegah</strong> dengan imunisasi BCG diberikan segera setelah bayi lahir.</li>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Hepatitis B</strong></span>. Hepatitis B atau sakit kuning adalah penyakit infeksi yang disebabkann oleh virus Hepatitis B yang menyerang hati dan dapat bersifat mendadak atau menahun. Pada sebagian kecil dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. <strong>Dapat dicegah</strong> dengan imunisasi hepatitis B, usia 0 &lt; 7 hari 1 kali dan DPT/HB 3 kali dengan jarak minimal 1 bulan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat sobat. Kalo kita nih cara pencegahannya <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/07/14/kunci-sederhana-untuk-hidup-sehat/" target="_blank">disini</a>. Memang lebih baik <a href="http://www.sobatsehat.com/2009/07/17/preventif-vs-kuratif/" target="_blank">mencegah daripada mengobati.</a> Satu saja pertanyaan saya â€œ <strong>apakah anak kita telah diimunisasi lengkap</strong> ?â€œ.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div><a onclick="return addthis_sendto()" onmouseover="return addthis_open(this, &quot;&quot;, this.id, this.name);" onmouseout="addthis_close()"><img style="border: 0;" src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" alt="Bookmark and Share" width="125" height="16" /></a><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js?pub=xa-4a4f8ab534922a5e"></script></div>
<p><a title="Girls Bedroom Decorating Ideas" href="http://girlsbedroomdecoratingideas.net/" target="_blank"><strong>girls bed room decorating ideas</strong></a> and <a href="http://howmuchismotorcycleinsurance.info/" target="_blank">how much is motorcycle insurance</a></p>
<form style="border: 1px solid #ccc; padding: 3px; text-align: center;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">Jika artikel ini bermanfaat silahkan berlangganan dan masukkan alamat email anda:</form>
<input style="width: 140px; background-color: #ffffa0;" type="text" name="email" />
<input type="hidden" name="uri" value="SobatSehatdotcom" />
<input type="hidden" name="loc" value="en_US" />
<input type="submit" value="berlangganan ah !!!!" />Delivered by <a href="http://feedburner.google.com" target="_blank">FeedBurner</a></p>
<h4>Tag : </h4>  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi">penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi">penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="penyakit dapat dicegah dengan imunisasi">penyakit dapat dicegah dengan imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="ada berapa jenis penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi">ada berapa jenis penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="penyakit dpt">penyakit dpt</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="Contoh kasus imunisasi">Contoh kasus imunisasi</a> |  <a href="http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/" title="penyakit imunisasi">penyakit imunisasi</a> | ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sobatsehat.com/2009/07/29/mengenal-penyakit-yang-dapat-dicegah-dengan-imunisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

